Cara Menerapkan Sosial Media Selaku Ladang Amal

Cara Menerapkan Sosial Media Sebagai Ladang Amal - Tren sosial media memang tidak sanggup dielakkan lagi pada zaman kini ini. Bahkan ada pula sebagian orang yang memiliki lebih dari satu akun sosial media.

Cara Menerapkan Sosial Media Sebagai Ladang Amal Cara Menerapkan Sosial Media Sebagai Ladang Amal


Meningkatnya jumlah pemakaian sosial media juga terjadi di negeri ini. Mereka berlomba-lomba bagaimana caranya mudah-mudahan tidak ketinggalan informasi. Fungsi sosial media pun tidak cuma untuk sekedar berinteraksi antar jarak jauh, tetapi juga selaku fasilitas untuk saling berbagi.

Terlebih dari itu, sosial media tidak jarang digunakan orang-orang untuk mengiklankan sesuatu. Baik itu penawaran khusus sebuah barang barang jualan sampai penawaran khusus diri, misalnya seumpama penyeleksian lazim atau PEMILU. Mungkin, dari banyak sekali macam fungsi inilah yang menghasilkan sosial media kian terus digunakan banyak orang.

Sosial media tidak cuma memiliki imbas positif, tetapi juga negatif. Segala sesuatu yang kita laksanakan di sosial media itu diawasi dengan yang namanya UU ITE. Maka dari itu, alangkah bijaknya bagi kita untuk mempergunakan sosial media sebaik mungkin.

Bergeser sedikit ke ladang amal. Sosial media juga sanggup kita jadikan selaku fasilitas untuk memperbesar amal. Bahkan tidak jarang para da'i, dokter, maupun profesi yang yang lain di Indonesia mempergunakan sosial media untuk membuatkan hal yang berharga terhadap orang banyak.

Berikut ini ane akan memaparkan cara menerapkan sosial media selaku ladang amal:

Membagikan sesuatu yang bermanfaat

Sebagai penggiat sosial media, membagikan postingan maupun membagikan video itu yakni sebuah hal yang wajar. Sebelum membagikan postingan maupun video, alangkah baiknya kita cermati apalagi dulu apa yang akan kita bagikan. Untuk apa? Agar apa yang kita share itu sungguh-sungguh sesuatu yang berharga dan tidak mengandung unsur yang negatif.

Banyak sekali postingan maupun video berharga yang sanggup kita bagikan. Misalnya postingan ataupun video perihal keagamaan, kesehatan, dan masih banyak lagi. InsyaaAllah, apabila yang kita bagikan itu berharga untuk banyak orang, bukan tak mungkin mendapat ganjaran pahala dari Allah.

Menulis sesuatu yang bermanfaat

Mungkin ada dari kawan sekalian yang memiliki kegemaran menulis. Ini juga tidak sanggup dikesampingkan dari sosial media. Menulis sungguh menempel dengan sosial media. Sobat sanggup menulis postingan di blog, maupun cuma sekedar menulis status di sosial media. Pastikan apabila goresan pena kawan itu berharga untuk orang banyak ya.

Hindari hoax

Akhir-akhir ini, isu hoax sungguh menjadi trending topik di jagat dunia maya. Sebagai penggiat sosial media, lebih baik kita tidak terlibat dengan yang namanya hoax. Tentu bukan amal yang kita dapat, malah dosa yang kita dapatkan.

Ikhlas

Setiap amalan itu tergantung dari niatnya. Bila niat kita tulus alasannya yakni Allah, semua itu akan menjadi indah dan Allah pun ridho terhadap hambanya. Jangan cuma gara-gara mendapat like sedikit ataupun tidak sama sekali, terus kawan tidak bersemangat. Jangan ya, sob.

Menshare, menulis postingan di sosial media pun butuh keikhlasan di dalam jiwa, sob. Bila kawan telah ikhlas, pasti saja kawan akan menjadi penggiat sosial media yang memiliki eksklusif yang baik.

Mungkin itu saja yang sanggup kita paparkan pada peluang kali ini. Sebagai epilog goresan pena ini, ane sarankan buat kita selaku penggiat sosial media mesti lebih mengedepankan kebenaran dan tidak menebar kebencian.

Tulislah hal-hal yang berharga dan tidak berbau hoax. Dengan begitu, Indonesia akan terus mendatangkan para penggiat sosial media yang santun dan bermoral.

Demikianlah ulasan perihal cara menerapkan sosial media selaku ladang amal. Mudah-mudahan berharga ya, sob.

Posting Komentar

0 Komentar