Mau Melakukan Pekerjaan Di Startup? Pahami Dulu 5 Hal Dasar Berikut!

Mau Bekerja di Startup? Ketahui Dahulu 5 Hal Dasar Berikut! - Beberapa tahun belakangan ini, startup telah kian banyak menjamur di Indonesia. Ini bertanda bahwa startup ialah jenis perusahaan yang tidak sanggup dipandang sebelah mata.

 telah kian banyak menjamur di Indonesia Mau Bekerja di Startup? Ketahui Dahulu 5 Hal Dasar Berikut!


Tidak sedikit orang yang memutuskan melakukan pekerjaan di startup dibandingkan dengan perusahaan yang telah terkenal. Alasannya pun bermacam-macam. Mulai dari ingin berbagi passion, tidak kaku, banyak kawan sebaya dan lain sebagainya.

Bagi sobat sekalian yang telah ada niat untuk melakukan pekerjaan di startup, tidak ada salahnya untuk mengenali 5 hal dasar sebelum melakukan pekerjaan di startup. Berikut ini, CaraMenerapkan akan memaparkan 5 hal dasar yang mesti sobat pahami sebelum melakukan pekerjaan di startup:

1. Waktu kerja

Memang tidak sanggup disangkal bahwa waktu kerja sungguh menempel dalam sebuah perusahaan. Mungkin kita telah biasa mendengar perusahaan yang menetapkan hukum waktu kerja pada setiap karyawannya. Misalnya perusahaan menetapkan masuk jam 8 pagi pulang jam 5 sore. 

Namun beda halnya dengan startup. Perusahaan jenis startup tidak sanggup disangkal pula bahwa waktu kerjanya tidak monoton menyerupai perusahaan pada umumnya. Ada pula startup yang tidak mewajibkan karyawannya tiba ke kantor alias kerja remote.

Startup lebih menuntut jumlah kiprah yang diselesaikan, bukan berapa usang waktu bekerja. Kaprikornus intinya, melakukan pekerjaan di startup tidak monoton waktu kerjanya dan sanggup dijalankan di mana saja asalkan target kerja tercapai. 

2. Gaji dan tunjangan

Sebagai perusahaan rintisan, tidak semua startup menggaji karyawannya dengan honor yang tinggi, terlebih kalau sobat orang yang fresh graduated. Namun, apabila sobat memiliki posisi kunci pada sebuah startup, bukan tak mungkin startup akan menggaji sobat dengan honor yang tinggi.

Untuk masalah tunjangan, tidak semua pula startup memberi pinjaman terhadap karyawannya. Di satu sisi, ada hal yang menawan dari sebuah startup adalah peluang karyawan mendapat jatah saham apabila sang founder startup menyediakan pilihan itu.

Kaprikornus intinya, honor dan pinjaman tergantung budget dana yang dimiliki sebuah startup. Semakin besar startup itu, bukan tak mungkin honor dan tunjangannya pun akan kian tinggi.

3. Karyawan tidak sebanyak perusahaan pada umumnya

Bekerja di startup telah niscaya sungguh memiliki perbedaan dengan perusahaan pada umumnya. Sebagai perusahaan yang merintis, startup biasanya tidak punya banyak karyawan menyerupai perusahaan pada umumnya.

Setiap karyawan di startup dituntut mesti memiliki skill pada bidangnya masing-masing. Terlebih lagi, mereka mesti melakukan kiprah di luar tanggung jawab mereka. Misalnya kalau mau minum kopi, mesti sediakan sendiri. Tentu hal ini akan menghasilkan karyawan startup lebih mandiri.

Ada juga hal unik yang lain yang sanggup sobat jumpai di startup adalah pada biasanya anak muda. Ya, pada biasanya startup dihuni para cowok yang memiliki skill di bidangnya masing-masing.

4. Minimnya training kerja

Bagi yang masih fresh graduated, melakukan pekerjaan di sebuah startup ialah peluang yang luar biasa. Terlebih lagi, banyak startup yang merekrut para fresh graduated. Namun perlu sobat pahami bahwa pada biasanya startup tidak menyediakan banyak training terhadap karyawan barunya sebelum bekerja.

Ini akan menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi lulusan gres yang gres mulai melakukan pekerjaan di startup. Sudah niscaya sobat sekalian mesti lebih berdikari untuk menyesuaikan itu semua. Terlebih lagi, sobat mesti sanggup menimba ilmu secara otodidak.

5. Masa depan

Masa depan melakukan pekerjaan di startup sungguh susah diprediksi. Startup sanggup tutup kapan saja. Alasan yang sering kita jumpai sebab kekurangan dana, kurangnya kerja sama, dan lain sebagainya. Namun, apabila sobat bergabung dengan startup yang cukup menjanjikan, masa depan sobat akan cerah. Terlebih lagi bila sobat mendapat jatah saham dari sang founder.

Bagi sobat yang masih fresh graduated. jangan ragu dengan masa depan sebuah startup. Toh apabila startup berhenti di tengah jalan, sobat sanggup mencari kerjaan lain. Dengan catatan, sobat telah memiliki pengalaman kerja yang sanggup sobat jadikan bekal di lalu hari.

Kaprikornus gimana, sob? Udah bundar tekad untuk melakukan pekerjaan di startup?

Mungkin itu saja yang sanggup kita paparkan perihal mau melakukan pekerjaan di startup? pahami dulu 5 hal dasar berikut!. Mudah-mudahan berharga ya, sob.

Posting Komentar

0 Komentar